Merek dan produk adalah dua istilah yang sangat berbeda dan sering kita jumpai umumnya dalam pemasaran. Keduanya berbeda dalam arti Produk diciptakan oleh perusahaan, sedangkan brand (merek) dibangun oleh orang – orang yang menggunakannya, yaitu pelanggan.

Karena modernisasi masyarakat yang cepat, sekarang setiap orang khawatir tentang penampilan mereka, Apa yang mereka kenakan, Apa yang mereka bawa, Apa yang mereka makan, dll. Modernisasi ini membuat mereka sensitif terhadap merek. Kalimat umum yang sering kita jumpai, “mereknya apa?” Bagaimana Anda bisa membedakan produk biasa dengan yang bermerek? Jadi, di artikel ini kami telah menyusun perbedaan terpenting antara merek dan produk, yang akan membantu Anda memahami istilah keduanya dengan lebih baik.

Grafik perbandingan

DASAR PERBANDINGANPRODUKBRAND / MEREK
ArtiBarang yang siap dijual dipasaranMerek adalah sesuatu yang membedakan suatu produk dengan produk yang lain dipasaran.
Need & WantApa yang Anda butuhkan?Merek apa yang Anda inginkan?
KeunikanProduk mudah disalin (dicopy)Merek adalah identitas yang berbeda dan tidak dapat dicopy (disalin)
Dibuat olehManufacturers (Pabrik)Pelanggan
Bisakah diganti?BisaTidak
Apa yang ditawarkan?Produk menawarkan fungsi.Brand/merek menawarkan value (nilai)
PenampilanProduk berwujud.Merek tidak berwujud dengan tampilan identitas visual. (Logo, symbol dll)
Masa waktuProduk bisa kadaluarsa / rusak dalam beberapa waktuMerek diingat selamanya. Tidak ada masanya.
HargaHarga grosirBisa menciptakan harga premium

Definisi produk

Produk adalah barang atau jasa atau kombinasi dari keduanya yang disediakan oleh perusahaan di pasar untuk dijual kepada konsumen akhir. Itu bisa dalam bentuk fisik atau non-fisik.

Para produsen membuat suatu produk. Bahan baku yang diperoleh dari produsen, kemudian dikonversi menjadi barang jadi, yang ditawarkan oleh mereka untuk tujuan penjualan. Biaya produksi adalah investasi yang dilakukan oleh perusahaan dalam memproduksi suatu produk, dan dijual dengan harga yang dikenal sebagai harga jual.

Produk ini memiliki masa pakai sendiri. Setelah berakhirnya masa tertentu, produk bisa menjadi usang/kadaluarsa. Dalam kasus seperti itu setiap produk perlu diciptakan kembali atau dibuat ulang, untuk menarik khalayak sasaran. Terkadang, produk diluncurkan kembali oleh perusahaan dengan beberapa fitur baru atau menarik yang akan mampu menarik perhatian semakin banyak pelanggan.

Setiap produk berbeda dalam hal ukuran, warna, nama merek, bentuk, kemasan, fitur, layanan purna jual, dan banyak lagi. Namun, perbedaan dalam produk adalah psikologis, bukan fisik. Faktor-faktor ini kurang lebih digunakan oleh perusahaan untuk membujuk pelanggan untuk membeli produk mereka.

Misalnya; Tas tangan, kacamata hitam, sarung, celana jeans, sepatu, makanan, dll.

Definisi brand

Pasar dibanjiri dengan jutaan produk. Nama, simbol, tanda, produk, layanan, logo, atau entitas lainlah yang membedakan produk Anda dari kekacauan pasar, dan itulah Merek. Merek adalah sesuatu yang membantu pelanggan untuk mengidentifikasi produk, jasa atau perusahaan. Merek tidak dapat dilihat atau disentuh, itu hanya bisa dirasakan.  Tapi logo, nama, kemasan, warna, elemen grafik, dll adalah gambaran untuk bisa mengenali karakter merek. Merek tidak dibangun dalam sehari, dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mendapatkan kepercayaan dari pelanggan.

Merek adalah kombinasi dari tiga hal, yaitu janji, keinginan, dan emosi. Ini merupakan janji yang dibuat oleh perusahaan kepada pelanggannya bahwa apa yang mereka dapatkan setelah mereka membeli produk perusahaan tersebut. Keterkaitan antara kebutuhan, keinginan dan emosi yang melekat pada pelanggan. Merek menciptakan harapan pada pelanggan bahwa janji-janji yang dibuat oleh perusahaan di bawah payung merek akan dipenuhi oleh produk-produk yang mereka gunakan.

Merek ini bukan hanya sekedar nama tetapi gambar di benak pelanggan. Citra dikaitkan dengan keandalan, kredibilitas, dan kualitas yang memberikan rasa kepuasan kepada pelanggan. Identitas hukum suatu merek dikenal sebagai merek dagang (trademark).

Misalnya. Gucci, Rolex, Nike, Reebok, Starbucks, Armani, RayBan, Apple, dll.

8 Perbedaan utama antara product dan brand (merk).

  1. Produk adalah barang atau jasa yang diproduksi dan ditawarkan oleh perusahaan untuk dijual di pasar. Sedangkan merek adalah entitas seperti logo, simbol atau nama yang digunakan oleh perusahaan, untuk membuat produk mereka mudah dikenali dan diidentifikasi di antara produk lain di pasar.
  2. Suatu produk dibeli karena kebutuhan, tetapi merek adalah sesuatu yang lebih dari itu. Anda bisa memahaminya dengan contoh seperti ini; Kebutuhan Anda adalah pakaian dan sepatu, tetapi keinginan Anda adalah mengenakan pakaian dari merek Zara dan sepatu merek Nike.
  3. Menyalin atau memperbanyak suatu produk itu mudah, tetapi sulit atau dikatakan tidak mungkin untuk menyalin suatu merek.
  4. Produk dibuat oleh pabrik. Di sisi lain, Merek diciptakan oleh pelanggan; dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk membangun loyalitas pelanggan pada sebuah merek. Ini biasa disebut Brand loyalty.
  5. Produk dapat diganti oleh produk lain karena menjadi usang dari waktu ke waktu. Berbeda dengan merek. Merek yang dikelola dengan baik bisa bertahan sangat lama bahkan hingga ratusan tahun.
  6. Produk menawarkan sebuah fungsi, tetapi merek menawarkan nilai (value) kepada pelanggan.
  7. Produk bisa berwujud. Namun, sebuah merek tidak berwujud dan itu hanya bisa dialami. Atau biasa disebut Brand experiences.
  8. Produk tidak dapat meningkatkan harga jual. Tetapi merek mampu meningkatkan harga jual sebuah produk.

Jika Anda butuh bantuan merancang identitas visual (brand / corporate identity) untuk produk/perusahaan Anda, silahkan hubungi Widarto Impact melalui kontak form. Konsultan kami dengan cepat akan menghubungi Anda untuk mendiskusikan permasalahan merek bisnis Anda. Widarto Impact memiliki keahlian dan pengalaman dalam mengembangkan merek produk dan perusahaan nasional mulai skala kecil maupun besar di segala kategori industri.